Tentang SMAS PABA Binjai

LATAR BELAKANG

SMA PABA  Binjai merupakan instansi pendidikan yang bediri pada tahun 1983, seiring berjalannya waktu banyak perubahan yang dilakukan, baik secara fisik bangunan maupun kualitas pendidikan.  Dunia global akan semakin maju dan berkembang, kemajuan teknologi dan informasi sangat pesat terjadi. Banyak keuntungan yang didapatkan oleh manusia dalam perkembangan tersebut, walau tak sedikit ada efek negatif yang harus diterima oleh manusia, dalam hal ini para pelajar yang masih bersekolah.Perkembangan zaman dapat melemahkan iman,prilaku dan cara pandang manusia,ini terlihat dari beberapa masalah yang sering dihadapi oleh guru di sekolah. Para siswa mulai terbiasa dengan gaya hidup kebarat baratan dengan pacaran tanpa batas yang bukan merupakan budaya negri kita, tidak suka dengan tantangan, hilangnya budaya antri, tidak punya cita cita,saling menghormati antar teman dan guru pun sudah mulai luntur,malas berfikir sebab segalanya telah tersedia yang semuanya bermuara pada kurangnya motivasi siswa untuk belajar, sehingga tak heran jika prsetasi sebagian besar para pelajar menurun. 

Maka dari itu kami berfikir keras bagaimana mengembalikan fitrah manusia sebagai makhluk yang baik prilaku dan pola pikirnya dengan melakukan pengkajian terhadap beberapa konsep, akhirnya kami berkesimpulan bahwa untuk menyiapkan generasi emas Indonesia yang anggun dalam moral dan unggul dalam intelektual, maka kami menerapkan konsep MINDSET & MORALITY  yang menitikberatkan fokus nya kepada perbaikan pola pikir dan moral atau akhlak dan juga skill (kemampuan) siswa bukan retorika pendidikan semata, sebagaimana tercantum dalam buku pedoman Mindset & Morality berikut ini :

MINDSET

  1. TIDAK ADA MANUSIA BODOH YANG ADA ADALAH MANUSIA YANG MALAS

Manusia dilahirkan ke dunia ini dengan membawa sebagian kecerdasan dan sifat orangtuanya, lalu kemudian asupan makanan dan pendidikan yang merubahnya menjadi lebih pintar. Maka kalau begitu apakah manusia yang memiliki orangtua yang tidak pintar secara Iq, juga akan menurun pada anaknya., maka jawabnya iya., sebab teori itu tidak bisa dibantahkan. Lalu apa yang harus dilakukan.? Saat anda sadar bahwa anda terlahir dari orangtua yang tidak pintar dan susah perekonomian, jangankan asupan gizi, bisa makan dan sekolah saja sudah syukur. Satu hal yang perlu anda sadari bahwa sukses itu tidak tergantung pintar dan kaya harta., melainkan kemauan yang kuat dan membaja, anti malas dan terus berdoa, mari belajar dari orang yang lemah akalnya tapi berhasil sukses.

Thomas Alva Edison pernah di anggap bodoh karena selalu mempertanyakan jawaban gurunya. Pendidikan formal yang ia tempuh di sekolah hanya bertahan selama 3 bulan. Siapa yang dapat menyangka berkat kerja keras seorang Thomas Alva Edison selama bertahun tahun dengan melakukan percobaan sebanyak 999 kali dan hanya mendapat pendidikan di sekolah selama 3 bulan itu merupakan seorang inventor bola lampu pijar. Bukan hanya menciptakan bola lampu pijar yang bertahan selama 40 jam.

 Thomas Alva Edison dengan semangat dan keyakinan akan karya nya telah menciptakan bola lampu pijar.

Keluarga Einstein bukanlah keluarga yang dapat di katakan mampu untuk menompang hidup. Keluarga ini pun harus berpindah pindah untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Semasa sekolah, dia selalu di anggap bodoh di sekolahnya karena dia sangat lamban dalam menyerap pelajaran yang di berikan. Bahkan adapula yang mengatakan bahwa dia adalah idiot dan dungu. Einstein memang anak yang mengidap autisme dan merupakan anak yang terlambat bicara. Namun keterbatasan itu tidak membuatnya patah semangat ataupun putus asa. Pada tahun 1921, Einstein di anugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika atas kepandaian nya yang dapat mengemukakan teori relativitas yang di kenal dengan rumus Einstein yaitu E = mc². Lihatlah kembali ke masa dimana Einstein merupakan anak yang di katai bodoh dan dungu, bahwa dengan keyakinan dan keteguhan hati nya, dia dapat menjadi ilmuwan terkemuka yang di kenal oleh seluruh dunia.

  1. BERMANFAAT DAN TIDAK MERUGIKAN ORANG LAIN

Pernahkah  kita mendengar saat orang mengatakan “ jangan mau dimanfaatkan oleh mereka” atau “hei jangan percaya orang itu cuma mau manfaatkan kau aja nya”, saat kita mendengar hal demikian maka kita langsung merasa kita ini bodoh dan tak berarti, padahal jika sikap mindset kita positif , maka pemikiran yang keluar adalah “Aku harus bersyukur karena masih bisa dimanfaatkan”. Tidak kah kalian melihat bahwa hanya materil yang bermanfaat saja yang akan digunakan untuk membangun sebuah gedung, materil sisa yang tak berguna akan dibuang, jadi beruntunglah anda yang masih dimanfaatkan.

Selanjutnya mari kita lihat  ungkapan hebat ini “Sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain”. Bukan sekedar pintar atau kaya raya dan punya jabatan  tinggi saja ukuran baik dimata manusia tetapi anda mampu tampil bermanfaat dan tidak merugikan orang lain., bermanfaat dalama hal apa saja, baik tenaga, pikiran dan perbuatan.  Jadi hadirnya anda disebuah tempat menjadi kebahagian bagi oran lain, hadirnya dirimu merupakan hal yang dirindukan oleh banyak orang dan bukan sebaliknya, baru menengar namamu saja orang sudah mual, apalagi jika kau hadir di sana, barangkali orang orang sudah muntah dengan semua tingkah kacau merugikan banyak orang yang kau lakukan. 

  1. SUARAMU MENUNJUKKAN KUALITASMU

Kalau kita jalan ke terminal atau stasiun baik bus maupun angkutan kota ( Angkot) , biasanya kita mendengar suara teriakan memanggil sewa yang akan naik, dan tak jarang antar supir saling maki dengan kenderaan lain dengan suara yang kuat dan bermakna kotor. Ya begitulah keseharian mereka dengan pilihan hidup mencari nafkah yang dijalani. Mungkin kita dapat memaklumi kondisi demikian karena cara kerja dan medan keras dan panas yang mereka hadapi memaksa mereka harus berteriak dan bengis. Lalu bagaimana jika kondisi seperti di atas terjadi di sekolah atau instansi pendidikan lainya., waw itu sekolah rasa terminal dong, isinya siswa merangkap supir angkot, kacau kan?

Nah kalau anda merasa pelajar dan terdidik, maka lembutkan bahasamu kepada guru dan temanmu, pelankan nada suaramu, silahkan keras dan tegas untuk hal hal tertentu sebab itu menunjukkan siapa dirimu.

  1. SELALU BERBAHASA INDONESIA UNTUK MENGHARGAI ORANG LAIN

Indonsia ini negara kaya, bukan hanya sumber daya alamnya, tetapi suku dan bahasanya, hampir setiap daerah punya bahasa yang berbeda, tetapi kita harus paham kapan dan dimana kita menggunakan bahasa daerah tersebut. Sebab  terkadang niat kita berkata baik tetapi orang lain tidak paham dengan yang kita sampaikan, malah berujung sakit hati. Apalagi kia sedang berada disekolah  atau instansi pendidikan, dimana isinya beraneka ragam suku dan agama. Ingatkah kalian Sumpah Pemuda Indonesia dalam rangka menyatukan NKRI, yakni berbahasa yang satu Bahasa Indonesia.

  1. MENGERTI AKAN  PENTINGNYA AIR PUTIH BAGI TUBUH

Dalam sebuah penelitian kesehatan, manusia wajib minum air sebanyak  3 liter dalam sehari, air yang baik adalah air putih atau yang dimasak sampai mendidih, bukan air berwarna apalagi minuman yang bersoda., taukah kalian manfaat dari air putih, ini manfaatnya:

  • Menjaga metabolisme dan mencegah gangguan pencernaan.
  • Membantu menghilangkan racun dalam tubuh.
  • Menyehatkan kulit dan rambut.
  • Mencegah batu ginjal dan infeksi kandung kemih.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh.

Generasi hebat itu adalah generasi yang sehat jiwa raga nya, didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

  1. MAMPU  BERKACA SIAPA DIRI KITA 

Jumlah penduduk dunia ini lebih kurang ada 7 milyar, dan 300 juta nya ada di Indonesia, salah satu dari jumlah itu adalah kamu, setiap orang punya latar belakang yang berbeda, apalagi latar belakang perekonomian sudah pasti kita berbeda, biasanya latar belakang ekonomi mempengaruhi gaya hidup seseorang, semakin banyak penghasilan orang tua, maka semakin parlente pola hidup anaknya. Namun saat ini dalam era internetisasi kita sulit membedakan mana anak orang kaya, mana anak orang tidak mampu, sebab sebagian besar mereka gaya hidupnya glamour. Yang paling menyakitkan adalah kamu kamu yang punya orangtua susah tapi gaya hidupnya foya foya, kalau bahasa kerenya “ banyak gaya” lebih penting isi paket android ketimbang biaya sekolah, lebih penting nongkrong sambil tertawa ketimbang belajar bersama teman lainya.

Ingatlah wahai pemuda pengorbanan tiada tara para orangtua mu, kerja dari pagi hingga petang hari, mungkin dia lupa rasa letih itu, sebab dalam pikirnya bagaimana bisa melhatmu tersenyum bahagia dimasa depan. Cukuplah perihnya melahirkan yang menyiksanya, jangan ada lagi perih perih lain yang meneteskan air matanya, buat iya tersenyum dan bahagia karena prilakumu. Tinggalkanlah kumpulan teman dengan segudang gaya dan tingkahnya,  dan berjanjilah untuk menjadi anak baik yang sadar akan penderitaan orangtua.

  1. Lebih banyak memberi bukan menerima
  2. Dapat mengantri dengan baik
  3. Tidak membuang sampah sembarangan
  4. Gaul-gaulan sebenarnya sangat merugikan, mending buat sesuatu yg kreatif atau paling tidak berolah raga
  5. Kebersihan harus datang dari diri sendiri, selalu menjaga kebersihan ruangan (lingkungan)

 

MORALITY

  1. Malu
    Maksud “malu” di sini adalah memiliki sifat malu untuk melakukan sebuah keburukan, baik untuk diri sendiri maupun kepada orang lain. Orang yang mempunyai sifat tidak hanya dari perasaan hati saja, tetapi juga ditunjukkan pada perkataan dan perbuatan.
  2. Saling Menolong
    Komunitas manusia yang sifatnya homogen pastinya menuntut mereka untuk saling membutuhkan satu sama lain, inilah mengapa manusia disebut “homo sapien”, yaitu tidak bisa hidup tanpa manusia lain. Di sinilah fungsi saling menolong dan saling membantu sesama.
  3. Menghormati Orang Lain terutama yang lebih tua
    Dalam berhubungan sosial, semua orang pasti ingin dihormati dan dihargai. Di sinilah tempat sifat ta’dhim kepada orang lain, yaitu menghormati orang lain apalagi kepada orang yang lebih tua. Sedangkan orang yang lebih tua juga harus mampu menghargai orang yang lebih muda. Dengan demikian, maka akan tercipta saling tolerasi antara sesama.
  4. Sopan Santun
    Bertindak sopan santun, tidak berbuat sesuka hati, tidak semenah-menah, dan mampu memberikan hak orang lain dalam berhubungan sosial.
  5. Rendah hati
    Orang yang memiliki sifat rendah hati pasti mampu menghargai orang lain dan karyanya, tidak merasa lebih baik melebihi orang lain, tidak suka menyombongkan diri, dan tidak suka membanggakan diri. Sedangkan lawan dari sifat rendah hati adalah sifat tinggi hati atau sombong.
  6. Intropeksi Diri
    Manusia adalah tempat salah dan lupa, tidak ada manusia sempurna tanpa melakukan kesalahan. Tetapi sebaik-baik manusia yang berbuat salah adalah manusia yang bisa mengevaluasi kesalahan dan berusaha memperbaikinya. Intropeksi diri sangat penting untuk menyongsong masa depan ukhrowi dan duniawi, yaitu intropeksi diri atas dosa-dosa dan mengevaluasi diri atas sebuah kegagalan.
  7. Menjaga Lisan
    Lisan merupakan salah satu faktor besar yang bisa memecah tali persaudaraan, bahkan tidak jarang terjadi permusuhan, perkelahian, pembunuhan, dan lain sebagainya karena bersuber dari ketidakmampuan dalam menjaga lisan
  8. Amanah atau Dapat Dipercaya
    Sifat amanah berarti memberikan kepercayaan diri kepada orang lain melalui ucapan dan tindakan yang dilakukan, di mana ucapan dan tindakan tersebut berkesesuaian. Lawan dari sifat amanah adalah sifat khianah (berhianat) yang merupakan salah satu tanda orang munafik.
  9. Sidqu  (Jujur)
    Sidqu diartikan sebagai benar dan jujur, baik dalam perkataan, perbuatan, dan hati. Kejujuran adalah akhak yang sangat penting dan harus dilestarikan dalam mengiringi berbagai macam aktivitas kehidupan kita, karena praktek-praktek kejujuran sudah mulai punah dari masa ke masa.
  10. Adil
    Sifat adil memang bisa diartikan dengan berbagai macam versi, yaitu tidak berat sebelah, tidak memihak, mampu menempatkan sesuatu pada tempatnya, seimbang, dan lain-lain. Sifat adil merupakan akhlak yang harsu dimiliki oleh setiap muslim, terutama bagi pemimpin, karena sifat inilah yang bisa menjadi salah satu faktor kerukunan dan perdamaian.
  11. Sabar
    Sabar diartikan sebagai sifat tabah dalam menghadapi segala macam bentuk emosional.
  12. Berprasangka Baik
    Berprasangka baik kepada orang lain sangatlah dianjurkan karena manusia tidak mengetahui seberapa besar kebaikan orang tersebut di sisi Allah SWT, hanya Allah SWT sendirilah yang mengetahuinya. Sifat berprasangka baik juga menumbuhkan dampak-dampak positif kepada orang lain, misalnya menghindari sifat sombong, tidak mudah menyalahkan orang lain, dan lain-lain.
  13. Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
    Agama islam sangat menyerukan untuk mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan sendiri dalam berhubungan sosial, tanpa memandang siapa orang tersebut.
  14. Bersyukur
  15. Banyak hal yang diberikan Tuhan kepada manusia, mulai dari fisik yang baik, akal yang sempurna dan semua fasilitas dunia sebagai pendukung aktivitasnya di dunia, sering kita melihat banyak manusia yang akhirnya terjerembab pada kegagalan akibat kurangnya bersyukur
  16. Pemaaf 
    Sifat pemaaf adalah akhlak yang sangat dianjurkan dalam berhubungan sosial, karena memaafkan kesalahan orang lain adalah sesuatu yang berat untuk dilakukan. Untuk itulah, memaafkan atas kesalahan orang lain jauh lebih baik dari pada meminta maaf atas kesalahan sendiri.